Nasihat Berpoligami

Nasihat Berpoligami Hukum Poligami Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Video Error : No Playable Source?

Masalah umum pada browser google chrome & firefox. Ikuti tutorial disini untuk mengaktifkan / mengizinkan Flash Media Player di browser.

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Nasihat Berpoligami – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Poligami dalam Islam terbatas pada yaitu hanya seorang pria Muslim diizinkan menikahi lebih dari satu wanita. Sedangkan Poliandri, Haram dalam Islam (QS. An-Nisa ayat 24), yaitu seorang wanita menikah dengan lebih dari satu pria.

Sedangkan untuk ayat mengenai poligami tercantum didalam Al-Qur’an, Allah subhanahu wa ta’ala berfiman :

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” QS. An-Nisa : 3

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan secara singkat bahwa poligami, pada intinya boleh di lakukan disaat seorang pria muslim memiliki suatu amalan yang tidak bisa dikerjakannya seorang diri atau hanya dengan istrinya saja. Tapi kapan seorang suami memungkinkan untuk menambah istri atau berpoligami?

Contoh kasusnya terjadi pada masa Nabi sallallahu alaihi wasallam yaitu mengenai anak Yatim.

Pada zaman Nabi, sangat banyak sahabat yang meninggal dunia di medan peperangan untuk berjihad. Tidak jarang diantara para sahabat ini meninggalkan istri dan anak. Maka dari sinilah, dibangun suatu motivasi serta visi dalam menyongsong akhirat. Keinginan melakukan amalan untuk merawat anak Yatim, supaya dapat mendekatkan diri kepada Allah. Bukan karena kepentingan syahwat dunia semata!

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Mari kita simak kajian berikut ini dalam tema “Nasihat Berpoligami” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA.

 

Nasihat Berpoligami

Tinggalkan Pesan :