Hukum Kotoran Kucing

Hukum Kotoran Kucing Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Video Error : No Playable Source?

Masalah umum pada browser google chrome & firefox. Ikuti tutorial disini untuk mengaktifkan / mengizinkan Flash Media Player di browser.

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Hukum Kotoran Kucing – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Apa hukum dari kotoran kucing? Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa hadits-hadits yang menyebutkan tentang kucing beliau belum menemukan bahwa ada yang menyebut kotoran kucing adalah suci, tidak pula dengan urinnya, tetapi hanya air liur dari kucing itu yang disebutkan. Maka dari itu, untuk memahami hadits mengenai kucing tersebut diperlukan suatu ilmu hadits yang selain harus melihat bahasa hadits, diperlukan juga untuk melihat dan menelaah asbabul wurudnya (sebab mengapa hadits itu muncul).

Hadits kucing yang marak diperbincangkan tersebut setidaknya ada di kitab Sunan Abu Dawud no. 75, di Sunan An-Nasa’i no. 68, dan di Sunan Tirmidzi no. 92. Yang semuanya merujuk pada sahabat Qotadah. Bermula ketika Qotadah bekunjung ke rumah anaknya. Ketika berwudhu, menantunya keheranan. Karena air yang digunakan adalah bekas minum kucing.

Qotadah berkata, “Apa yang membuatmu heran? Saya pernah mendengar Rasullullah bersabda: “Sesungguhnya kucing itu tidak najis. Karena ia adalah hewan yang selalu bersama dengan kita.”

Hadits tersebut merujuk pada air liur kucing, bukan pada kotorannya. Hal ini dijelaskan pada hadits Abu Dawud no. 76. Yang diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu’anha. Kata Ummul Mukminin ‘Aisyah: “Saya pernah melihat Rasulullah berwudhu dengan air yang pernah dijilat oleh kucing.”

Bagaimana kajian selengkapnya? Mari kita simak video singkat diatas mengenai “Hukum Kotoran Kucing” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dari masjid Taman Permata Cikunir, Bekasi.

Hukum Kotoran Kucing

One thought on “Hukum Kotoran Kucing

  • XADAVER (@XADAVER)October 26, 2017 at 9:19 am

    iya benar sekali pak ustadz Adi Hidayat, bahwa kekeliruan jangan di besarkan, karena memang banyak kebaikan, bahkan ilmu yang kita dapatkan dari ustadz Abu Yahya Badrusalam. bila dibesarkan, akan berdampak dari ketidak adilan / antipati yang berdampak meninggalkan semua kebaikan.

    dan kemarin saya alhamdulilah mendatangi majelis ilmu beliau dalam kajian mengenai Tabir Hidayah bertempat di Masjid Al-Ukuwah Bandung, kebetulan ada yang menanyakan mengenai penjelasan hal tersebut.

    Reply

Tinggalkan Pesan :