Category: Kajian Tematik

Kajian islam menarik yang disajikan dengan tema pilihan yang komprehensif.

Mengajak Kejalan Allah dengan Hikmah Ust. Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Mengajak Kejalan Allah Dengan Hikmah

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Mengajak Kejalan Allah dengan Hikmah – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Hadits tersebut sesungguhnya menunjukkan suatu keutamaan dakwah di jalan Allah.

Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA menyampaikan bahwa ketika ingin mengajak seseorang ke jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, carilah rumus yang terbaik dan tepat, sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an & Sunnah. Tunjukkan akhlak yang terbaik, gunakan ucapan yang baik, munculkan kebaikan disegala aktifitas yang dikerjakan, dan senantiasa bersabar dalam kebaikan.

Bagaimana kajian selengkapnya? Mari kita simak, video kajian “Mengajak Kejalan Allah dengan Hikmah” berikut ini.

Mengajak Kejalan Allah Dengan Hikmah

Sempurnakan Wudhu Tanpa Boros Air Ust. Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Sempurnakan Wudhu Tanpa Boros Air

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Sempurnakan Wudhu Tanpa Boros Air – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Wudhu secara bahasa berarti bersih dan indah. Secara syar’i adalah membersihkan anggota-anggota tubuh yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an dan Sunnah untuk menghilangkan hadast kecil.

Wudhu adalah syarat shalat yang dikerjakan sebelum seseorang mengerjakan shalat. Perintah wajib wudhu berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Maidah :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit[403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh[404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Selengkapnya untuk cara menyempurnakan wudhu, dan tips agar tidak boros air. Mari kita simak selengkapnya Kajian Islam, “Sempurnakan Wudhu Tanpa Boros Air” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Sempurnakan Wudhu Tanpa Boros Air

Mengajak Keluarga ke Surga Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Mengajak Keluarga ke Surga

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Mengajak Keluarga ke Surga – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Masuk surga adalah cita-cita dan harapan tertinggi setiap mukmin. Karena di sana, semua kebahagiaan dan nikmat yang diinginkan olehnya pasti tersedia. Tidak ada kenikmatan yang melebihi nikmat-nikmat di sana. Maka dari itu, sudah seharusnya seorang muslim merasa ringan dan senang dalam mengemban perintah dan menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta’ala agar dapat masuk kedalam Surga-Nya.

Kebahagiaan di surga semakin sempurna dengan dikumpulkannya seorang mukmin bersama keluarga besarnya dimulai dari orang tua, suami atau istri, anak keturunan mereka, serta keluarga dan kerabat terdekat. Derajat mereka yang lebih rendah akan dinaikkan sehingga menyamai yang lebih tinggi agar bisa berada di satu tempat.

Karenanya, seorang mukmin haruslah juga berusaha untuk men-shalih-kan orang-orang dekat dan dicintainyan melalui nasihat, dakwah, mengajak kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Jangan pula ditinggalkan untuk memohonkan ampunan dan mendoakan kebaikan untuk mereka dari orang tuanya, istrinya, anaknya, dan kerabat-kerabat dekatnya. Harapannya, ia akan berkumpul bersama keluarga besarnya di surga dengan penuh kebahagiaan dan keridhaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Namun apakah yang harus dilakukan guna mengajak keluarga kita untuk bersama-sama masuk ke dalam Surga? Mari kita simak kajian selengkapnya bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dengan tema “Mengajak Keluarga ke Surga”

Mengajak Keluarga ke Surga

Nilai Nilai Al-Qur'an Dalam Kehidupan Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Nilai-nilai Al-Qur’an Dalam Kehidupan

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Nilai-nilai Al-Qur’an Dalam Kehidupan – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Kajian islam bersama Ust. Adi Hidayat, Lc. MA dari Narrow Neck, Oackland – New Zealand.

Sebuah negara yang menampilkan keindahan-keindahan dan kenyamanan fasilitas untuk penduduknya. Dimulai dari kerapihan tata kotanya, banyaknya fasilitas rekreasi keluarga yang nyaman, serta interaksi antar masyarakat yang rukun. Satu hal yang sangat menarik untuk di perhatikan, bahwa segala keindahan yang berada di negara New Zealand ini (masyarakat yang mayoritas non-muslim), banyak menerapkan konsep atau teori kehidupan yang sebetulnya telah hadir dan tertuang dalam nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Beberapa dari nilai tersebut diberitakan dalam Al-Qur’an dalam surat Luqman ayat ke 13 sampai 19, ketika Luqman sedang mendidik anaknya menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam berkehidupan. Ustadz lalu memberikan penekanan di ayat 18, dimana Allah berfirman :

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Apa saja nilai-nilai Al-Qur’an selengkapnya? Bagaimana cara menerapkannya? Untuk selengkapnya, yuk kita simak video kajian berikut…

Nilai-nilai Al-Qur’an Dalam Kehidupan

Sabar Dalam Menggapai Jodoh Ketika Siap Menikah Ust. Adi Hidayat AkhyarTV

Sabar Dalam Menggapai Jodoh

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Sabar Dalam Menggapai Jodoh – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Ada sebuah permalasahan dimana seorang ikhwan (yang siap menikah) telah selesai melakukan proses khitbah dan dia juga telah mendapatkan persetujuan, namun ternyata wali calon memberikan syarat untuk menunda proses pernikahan selama 8 bulan karena sang calon istri masih belum menyelesaikan program studinya.

Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dengan cerdasnya menjawab permasalahan tersebut menggunakan Al-Qur’an dan Hadits.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

‘Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang telah mampu menikah (siap menikah), maka segera menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa; karena puasa dapat menekan syahwatnya (sebagai tameng).’ HR. Al-Bukhari (no. 5066) kitab an-Nikaah, Muslim (no. 1402) kitab an-Nikaah, dan at-Tirmidzi (no. 1087) kitab an-Nikaah.

Secara singkatnya, jika seseorang memang sudah siap menikah maka hendaknya jangan ditunda lagi. Jika pun belum siap, maka akan ada beberapa definisi. Ada yang belum siap dalam waktu dekat. Ada yang belum karena faktor ekonomi. Ada yang belum siap masalah mental dan lain sebagainya.

Maka untuk beberapa masalah kesiapan nikah tersebut, puasa adalah solusi yang Allah berikan. Sembari berusaha untuk semakin meningkatkan kedekatan dengan Allah. Puasa akan menjadi benteng atau perisai.

Yang terpenting adalah dari diri pribadi untuk tidak menunda, itu adalah satu kunci pula. Jika sudah mampu dari sisi ilmu maka tidak perlu khawatir masalah harta. Sebab, orang yang menikah akan dijamin oleh Allah perihal kemampuan hartanya. Memang tidak seketika namun akan terasa bahwa janji Allah itu pasti ditepati.

Sabar Dalam Menggapai Jodoh

Islam Rahmatan Lil Alamin Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Islam Rahmatan Lil Alamin

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Islam Rahmatan Lil ‘Alamin – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, yang artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan, manusia, dan semua makhluk yang ada didalamnya. Allah tegaskan hal tersebut dalam firman-Nya,

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tidaklah engkau (Muhammad) diutus ke muka bumi ini kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. al-Anbiya: 107).

Dalam kajian kali ini, Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA akan menjabarkan makna dan dalil yang menunjukan kalimat “Islam rahmatan lil alamin“. Dimulai dengan pengertian dan makna dari kata “Islam” hingga ke “lil ‘alamin”. Lalu dilanjutkan dengan bagaimana tugas seorang muslim yang diharuskan mempraktikan aktifitas kesehariannya untuk dapat memunculkan syiar “Islam Rahmatan Lil Alamin” kepada lingkungan sekitar dalam bermasyarakat. Penjelasan dilengkapi dengan dalil dan referensi kitab Para Ulama yang di tuliskan dan diturunkan diawal mulainya kajian.

Maka bagaimana kajian selengkapnya? Mari kita simak Video Kajian “Islam rahmatan lil alamin” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dari Masjid Istiqlal, Payakumbuh – Sumatera Barat.

Islam Rahmatan Lil Alamin

Hukum Kotoran Kucing Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Hukum Kotoran Kucing

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Hukum Kotoran Kucing – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Apa hukum dari kotoran kucing? Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa hadits-hadits yang menyebutkan tentang kucing beliau belum menemukan bahwa ada yang menyebut kotoran kucing adalah suci, tidak pula dengan urinnya, tetapi hanya air liur dari kucing itu yang disebutkan. Maka dari itu, untuk memahami hadits mengenai kucing tersebut diperlukan suatu ilmu hadits yang selain harus melihat bahasa hadits, diperlukan juga untuk melihat dan menelaah asbabul wurudnya (sebab mengapa hadits itu muncul).

Hadits kucing yang marak diperbincangkan tersebut setidaknya ada di kitab Sunan Abu Dawud no. 75, di Sunan An-Nasa’i no. 68, dan di Sunan Tirmidzi no. 92. Yang semuanya merujuk pada sahabat Qotadah. Bermula ketika Qotadah bekunjung ke rumah anaknya. Ketika berwudhu, menantunya keheranan. Karena air yang digunakan adalah bekas minum kucing.

Qotadah berkata, “Apa yang membuatmu heran? Saya pernah mendengar Rasullullah bersabda: “Sesungguhnya kucing itu tidak najis. Karena ia adalah hewan yang selalu bersama dengan kita.”

Hadits tersebut merujuk pada air liur kucing, bukan pada kotorannya. Hal ini dijelaskan pada hadits Abu Dawud no. 76. Yang diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu’anha. Kata Ummul Mukminin ‘Aisyah: “Saya pernah melihat Rasulullah berwudhu dengan air yang pernah dijilat oleh kucing.”

Bagaimana kajian selengkapnya? Mari kita simak video singkat diatas mengenai “Hukum Kotoran Kucing” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dari masjid Taman Permata Cikunir, Bekasi.

Hukum Kotoran Kucing

Hukum Meninggalkan Sholat Wajib

Hukum Meninggalkan Sholat Wajib

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Hukum Meninggalkan Sholat Wajib – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Kewajiban utama seorang muslim adalah mendirikan sholat. Melaksanakan sholat adalah wajib bagi setiap orang yang sudah mukallaf (terbebani kewajiban syari’ah), baligh (telah dewasa), dan ‘aqil (berakal). Allah SWT memerintahkan hamba-hambanya untuk mengerjakan sholat wajib sebanyak 5 kali sehari mulai dari sholat subuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isyak.

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Dan tidaklah mereka diperintah kecuali agar mereka hanya beribadah/menyembah kepada Allah saja, mengikhlaskan keta’atan pada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan hanif (lurus), agar mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat, demikian itulah agama yang lurus”. (Surat Al-Bayyinah:5).

Lantas bagaimana hukum dari meninggalkan sholat wajib lima waktu dengan disengaja? Mari kita simak kajian singkat mengenai Hukum Meninggalkan Sholat Wajib bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Hukum Meninggalkan Sholat Wajib

Pendosa Masih Bisa Masuk Surga Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Pendosa Masih Bisa Masuk Surga

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Pendosa Masih Bisa Masuk Surga! – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (4: 100)

Ada sebuah kisah tentang seorang pemuda yang telah membunuh 100 orang, mabuk setiap hari, senang berbuat onar dan kemungkaran, maksiat tidak pernah lewat di setiap harinya. Namun singkatnya, tiba-tiba di suatu waktu hatinya tergerak untuk bertaubat kepada Allah. Maka berkonsultasilah dirinya kepada seorang syeikh, menanyakan tentang cara bertaubat dan apakah taubatnya akan diterima atau tidak, menyadari bahwa dosanya begitu banyak dan amal buruknya sudah menumpuk tak terhitung.

Maka dengan tegas, Syeikh memberikan arahan kepada pemuda itu untuk berpindah dari tempat awalnya itu ke suatu tempat yang jauh lebih baik, dengan lingkungan yang baik dan di kelilingi oleh orang baik pula. Maka di mintalah sang pemuda itu untuk berhijrah.

Lantas bagaimana kelanjutan kisahnya? Apakah pemuda pendosa tersebut masih bisa masuk ke dalam surga? Mari kita simak kajian selengkapnya, “Pendosa Masih Bisa Masuk Surga” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Pendosa Masih Bisa Masuk Surga

Akhlak Murid Terhadap Guru Ust. Adi Hidayat AkhyarTV

Akhlak Murid Terhadap Guru

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya. Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Video Player cropped (tidak utuh)?

Biasa terjadi untuk pengguna Internet Explorer lama atau Browser bawaan android. Silahkan masuk ke Halaman Live Streaming

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Cara Mendidik Anak Hafalan Al-Qur’an – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Mengetahui kewajiban dan hak seorang guru, serta kewajiban dan hak seorang murid.

Kewajiban seorang guru ialah mengajar, sedangkan haknya adalah mendapatkan akhlak penghormatan dari murid dan mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala sesuai dengan kadar keikhlasannya dalam menyalurkan ilmunya. Pahala tersebut tidak hanya mengalir ketika sang guru masih hidup, lebih dari pada itu, pahala akan terus mengalir, ketika sang guru tersebut telah meninggal dunia. Ketika Ilmu yang telah disampaikannya memberikan manfaat dalam kebaikan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Bagaimanakah cara seorang murid berakhlak terhadap guru?

Mari kita simak, penjelasan selengkapnya bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA dalam kajian Al-Qur’an Sunnah Solution mengenai “Akhlak Murid Terhadap Guru”.

Akhlak Murid Terhadap Guru