Hukum Ramalan

Hukum Ramalan Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Video Error : No Playable Source?

Masalah umum pada browser google chrome & firefox. Ikuti tutorial disini untuk mengaktifkan / mengizinkan Flash Media Player di browser.

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Hukum Ramalan – Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Banyak hadits shahih yang diriwayatkan yang menjelaskan haramnya perbuatan semacam itu, di antaranya: Dari Shafiyyah bin Abi Ubaid, dari salah seorang isteri Nabi diriwayatkan bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang mendatangi peramal, menanyakan kepadanya sesuatu, lalu mempercayainya, shalatnya tidak akan diterima empat puluh hari lamanya.”

Diriwayatkan oleh Muslim dalan Shahihnya. Dari Qubaishah bin Al-Mukhariq juga diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Iyafah, Ath-Thair dan Az-Zajr.” Diriwayatkan oleh Abu dawud dengan sanad yang hasan.

Abu Dawud menjelaskan: “Az-Zajr yakni menarik burung. Yakni meramal kesialan atau keberuntungan dengan terbangnya burung itu. Bila ia terbang ke sebelah kanan, ia akan merasa optimis akan beruntung. Tapi kalau terbang ke kiri, berarti alamat sial.

Sementara Al-Jauhari menjelaskan: “Iyafah, Khatt dan Thorq adalah kata-kata yang diperuntukkan kepada berhala, peramal dan tukang sihir atau yang semacam itu.”
Dari Ibnu Abbas -Radhiallahu ‘anhuma– diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang mengambil ramalan dari bintang berarti ia telah mempelajari bagian dari ilmu shihir, semakin banyak ia mempelajarinya semakin dalam ilmu sihirnya.” Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih.

Dan ternyata masyaAllah masih banyak lagi hadits yang menjelaskan tentang hukum ramalan dari seorang peramal, mari kita simak kajian selengkapnya mengenai Hukum Ramalan bersama Ustadz Adi Hidayat Lc MA

Hukum Ramalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *