Category: Fiqh Sholat

Pelajari bagaimana cara sholat sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.

Fiqh Sholat Itidal Sujud Ust Adi Hidayat, Lc. MA

Fiqh Sholat I’tidal & Sujud

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Fiqh Sholat I’tidal & Sujud – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Itidal ialah salah satu gerakan shalat yang dilakukan setelah gerakan shalat ruku. Dilakukan dengan cara mengangkat kedua belah tangan sembari diiringi dengan bacaan bacaan do’a, lalu berdiri secara tegak. Gerakan shalat I’tidal ini dilakukan di setiap raka’at.

Sujud atau Sajdah (Bahasa Arab: سجدة) merupakan suatu gerakan sholat dengan cara menempatkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki pada kondisi serentak di lantai.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا

“Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, dan sujudlah kamu.” (Al-Hajj: 77).

Pada video kajian berikut ini, Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA akan membahas secara lengkap tata cara I’tidal dan Sujud, dalam kajian Fiqh Sholat I’tidal Sampai ke Sujud. Bagaimana kajian selengkapnya? Sudah benarkah gerakan sholat kita ketika I’tidal dan Sujud? Seperti apa bacaan do’a yang dicontohkan oleh rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Mari kita simak video berikut ini…

Fiqh Sholat I’tidal & Sujud

Fiqh Sholat Sujud Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Fiqh Sholat “Sujud”

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Fiqh Sholat Bagian Sujud – Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Sujud adalah salah satu rukun sholat dengan meletakan jidat pada tempat sujud. Maka tidak sah jika seseorang sujud dengan kondisi jidat yang tertutup oleh lapisan bahan lainnya. Batasnya jidat sendiri adalah tumbuhnya rambut secara umum sampai atasnya alis dan dari ujung alis ke ujung alis lebarnya. Jidat harus betul betul menempel dan di tekan (tidak harus keras).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan pada orang yang jelek shalatnya,

ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا

“Kemudian sujudlah dan thuma’ninalah ketika sujud.”[7]

Hendaklah sujud dilakukan pada tujuh bagian anggota badan: [1,2] Telapak tangan kanan dan kiri, [3,4] Lutut kanan dan kiri, [5,6] Ujung kaki kanan dan kiri, dan [7] Dahi sekaligus dengan hidung.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ ، وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ

“Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan: [1] Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), [2,3] telapak tangan kanan dan kiri, [4,5] lutut kanan dan kiri, dan [6,7] ujung kaki kanan dan kiri. ”

Adapun sujud-sujud yang paling sempurna adalah dengan bertakbir ketika menjatuhkan tubuh hendak bersujud, lalu meletakkan kedua lutut, lalu kedua tangan, lalu kening dan hidung di tempat sujud. Letakkanlah kedua tangan setentang dengan pundak, dengan merentangkan jari-jari dihadapkan ke kiblat, sedang perut direnggangkan dari paha. Begitu pula kedua siku direnggangkan dari lantai dan dari lambung, seraya mengucapkan tiga kali:

سُبْحَانَ رَبِّىَ اْلاعْلَى

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.

Menurut Riwayat al-Bukhari (770), dan Muslim (292), dari Abu Hurairah RA mengenai sifat shalat Nabi SAW:

ثُمَّ يَقُوْلُ اَللهُ اَكْبَرْ، حِيْنَ يَهْوِى سَاجِدًا

Kemudian beliau mengucapkan: “Allahu Akbar”, ketika menjaruhkan tubuh hendak bersujud.

Sedang menurut Muslim (494) dari al-Barra’ RA, dia berkata: Sabda Rasulullah SAW:

اِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ

Apabila kamu bersujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu dan renggangkan kedua sikumu.

Dan al-Bukhari (383), dan Muslim (594) juga meriwayatkan dari Abdullah bin Malik bin Buhainah RA;

اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ اِذَا صَلَّى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَّجَ بَيْنَ يَدَيْهِ، حَتَّى يَبْدُ وَبَيَاضُ اِبْطَيْهِ

Bahwa Nabi SAW apabila melakukan shalat, beliau merenggangkan kedua tangannya, sampai keihatan ketiaknya yang putih.

Sementara itu, menurut Abu Daud (734), dan at-Tirmidzi (270), dari Abu Humaid RA:

وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ، وَوَضَعَ كَفَّيْهِ حَذْوَمَنْكِبَيْهِ

Dan beliau merenggangkan kedua tangannya dari lambungnya, serta meletakkan kedua telapak tangannya setentang dengan pundaknya.

Selengkapnya, mari kita simak kajian Fiqh Sholat Sujud – Sifat Sholat Nabi oleh Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Fiqh Sholat “Sujud”

Fiqh Sholat Wudhu Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Fiqh Sholat Wudhu

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Sifat Sholat Nabi : Fiqh Sholat ‘Wudhu’

Wudhu secara bahasa berarti bersih dan indah. Secara syar’i adalah membersihkan anggota-anggota tubuh yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an dan Sunnah untuk menghilangkan hadast kecil.

Wudhu adalah syarat shalat yang dikerjakan sebelum seseorang mengerjakan shalat. Perintah wajib wudhu berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Maidah :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit[403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh[404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Selengkapnya untuk tata cara wudhu, syarat dan sunatnya. Mari kita simak selengkapnya Kajian Islam, Sifat Sholat Nabi – Fiqh Sholat Bagian Wudhu bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Fiqh Sholat Wudhu

Kajian Pengantar Fiqh Shalat Ust. Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Pengantar Fiqh Shalat

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Kajian Pengantar Fiqh Shalat – Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Shalat adalah salah satu dari lima rukun Islam. Shalat merupakan tiang agama yang tidak akan tegak tanpanya. Shalat adalah ibadah pertama yang Allah wajibkan. Shalat adalah amal pertama yang diperhitungkan di hari kiamat. Shalat adalah wasiat terakhir Rasulullah saw. kepada umatnya ketika hendak meninggal dunia. Shalat adalah ajaran agama yang terakhir ditinggalkan umat Islam.

Allah swt. menyuruh memelihara shalat setiap saat, ketika mukim atau musafir, saat aman atau ketakutan. Firman Allah:

{حافظوا على الصَّلوات والصَّلاة الوسطى وقوموا للَّهِ قانتين * فإن خِفتم فَرجالاً أو رُكباناً، فإذا أمنتم فاذكروا الله كما علَّمكم ما لم تكونوا تعلمون} [البقرة: 238، 239]

“Peliharalah segala shalat-(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk. Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.” (Al-Baqarah: 238-239)

Namun apa sebenarnya makna dari shalat itu sendiri? Mari kita simak dan ikut kajian islam dengan tema Pengantar Fiqh Shalat bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Pengantar Fiqh Shalat