Category: Fiqh Ikhtilaf

Kupas Tuntas Tentang Bid’ah

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Kupas Tuntas tentang Bid’ah– Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Kupas Tuntas Tentang Bid’ah

Kaidah Memahami Hadits Lanjutan Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits Lanjutan

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits (Lanjutan)

Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam. Hadits dijadikan sumber hukum dalam agama Islam selain Al-Qur’an, Ijma dan Qiyas, dimana dalam hal ini, kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an.

Ada banyak ulama periwayat hadits, namun yang sering dijadikan referensi hadits-haditsnya ada tujuh ulama, yakni Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam Tirmidzi, Imam Ahmad, Imam Nasa’i, dan Imam Ibnu Majah.

Menurut istilah ulama ahli hadits, hadits yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab: taqrîr), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi (Arab: bi’tsah) dan terkadang juga sebelumnya. Sehingga, arti hadits di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadits yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dariNabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.

Lalu bagaimana kita dapat memahami hadits dengan tepat dan benar? Mari kita simak kajian Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA mengenai Kaidah Memahami Hadits.

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits Lanjutan

Fiqh Ikhtilaf Qunut Ustadz Adi Hidayat Lc MA AkhyarTV

Fiqh Ikhtilaf : Qunut

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Fiqh Ikhtilaf : Qunut – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Di dalam video kajian kali ini Ustadz Adi Hidayat akan menjabarkan serta menurunkan Dalil dan Kitab para ulama yang menjelaskan mengenai Do’a Qunut. Dimulai dengan memahami definisi dari Qunut, mengetahui latar belakang terjadinya Qunut (Asbab Nuzul & Asbab Wurud), pandangan para ulama (Sahabat & Tabi’in), dan barulah terakhir mendapatkan kesimpulan hukum. Dimana kesimpulan hukum tersebutlah yang nantinya akan menjadi tuntunan praktik ibadah, InsyaAllah.

صَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَخَلْفَ عُمَرَ فَقَنَتَ وَخَلْفَ عُثْمَانَ فَقَنَتَ

“Saya sholat di belakang Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam lalu beliau qunut, dan dibelakang ‘umar lalu beliau qunut dan di belakang ‘Utsman lalu beliau qunut”. HR. Al-Baihaqi II/202. Adapun hadits yang terkait dengan do’a qunut berada di dalam HR. Al-Baihaqi : II/210-213.

Selanjutnya Ustadz Adi Hidayat menyampaikan sebuah kisah yang sangat penting terkait dengan Asbab Nuzul dan Asbad Wurud terjadinya Do’a Qunut :

Satu kali, Nabi sallallahu alaihi wasallam di awal-awal masa dakwah Islam, yang belum berkembang secara luas. Beliau mendapati tamu atau utusan dari suatu distrik arab yang menyampaikan satu berita yang sangat membahagiakan. Dikatakan bahwa desa tersebut, penduduknya sepenuhnya telah masuk islam. Berita tersebut sangat membahagiakan Nabi, dari kebahagian tersebut akhirnya utusan tadi meminta kepada Nabi agar dikirimkan utusan untuk membimbing dan mengajarkan penduduk desa tersebut supaya selalu berada dijalan taqwa kepada Allah dan mengenal Islam lebih dalam lagi. Dari permintaan itulah, Nabi-pun akhirnya mengirimkan kurang lebih 70 penghafal Al-Qur’an, dengan harapan dapat memberikan pengajaran dan pencerahan yang baik kepada penduduk distrik tersebut.

Namun selanjutnya, pada saat Nabi sedang sholat di suatu hari, datanglah malaikat menyampaikan kabar bahwa seluruh utusan yang telah dikirimkan ke distrik tersebut malah justru di aniaya dan disiksa. Bahkan tidak jarang dari mereka setelah dianiaya langsung dibawa ke tiang eksekusi.

Maka ditengah khusyuknya sholat, Nabi dari sisi ke Rasulannya dan sisi kemanusiaannya akhirnya langsung berdo’a kepada Allah. Minta kepada Allah untuk segera diberikan hukukman yang setimpal kepada mereka yang telah melakukan makar dan penipuan.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Apa yang menjadikan kisah ini dasar terjadinya Do’a Qunut? Mari kita simak kajian selengkapnya mengenai “Fiqh Ikhtilaf : Qunut” bersama Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA

Fiqh Ikhtilaf : Qunut

Khilaf Dalam Fiqh Ikhtilaf Ust. Adi Hidayat, Lc. MA AkhyarTV

Khilaf Dalam Fiqh Ikhtilaf

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Khilaf Dalam Fiqh Ikhtilaf – Ust. Adi Hidayat, Lc. MA

Mengapa dalam fiqih umat islam terjadi banyak perbedaan? Apakah perbedaan dalam fiqih Islam menunjukkan perpecahan umat Islam? Akankah perbedaan itu berakhir?

Pada hakekatnya setiap manusia telah diberi Allah akal untuk berfikir. Likulli ro’sin ro’yun (setiap manusi mempunyai ide). Bayangkan saja jika tiap manusia memiliki ide yang berbeda-beda, jika saja dikalikan dengan jumlah manusia yang ada di dunia ini, akan banyak ide yang terkumpul. Tidak mustahil pula jika ide-ide tersebut sejalan antara satu dengan yang lain.

Tentunya setiap madzhab mempunyai dalil-dalil sendiri yang menguatkannya. Dan kita selayaknya agar mempelajari dan memahami dalil tiap madzhab sebelum mengerjakannya, jangan cuman taqlid buta yang nantinya hanya akan berujung Khilaf!

Selanjutnya, mari kita simak kajian tentang Khilaf Dalam Fiqh Ikhtilaf bersama Ustadz Adi Hidayat. Lc. MA.

Khilaf Dalam Fiqh Ikhtilaf

Fiqh Ikhtilaf Kaidah Memahami Hadits Ustadz Adi Hidayat AkhyarTV

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits

Video Error : No Playable Source?

Video Error : Crossdomain Access?

Masalah biasa yang terjadi jika player di web akhyartv gagal dimuat. Solusinya, restart browser dan tunggu beberapa saat. Clear cache browser juga. Jika menggunakan mobile gadget, pastikan koneksi yang digunakan memiliki stabilitas yang tinggi.

Video Error : Invalid License Key?

Sedang terjadi galat dari server, silahkan dibuka kembali halaman ini beberapa saat lagi. Atau bisa juga dicoba terlebih dahulu akses kajian ini menggunakan perangkat lainnya.

Bagi pengguna Aplikasi AkhyarTV, silahkan Hapus lalu – Install ulang applikasi AkhyarTV di android.

Butuh bantuan seputar tayangan?

Coba cek halaman bantuan tayangan kami disini. Bantuan Tayangan

Pertanyaan umum!

Coba cek halaman pertanyaan yang paling umum ditanyakan disini. Pertanyaan Umum

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits

Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam. Hadits dijadikan sumber hukum dalam agama Islam selain Al-Qur’an, Ijma dan Qiyas, dimana dalam hal ini, kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an.

Ada banyak ulama periwayat hadits, namun yang sering dijadikan referensi hadits-haditsnya ada tujuh ulama, yakni Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam Tirmidzi, Imam Ahmad, Imam Nasa’i, dan Imam Ibnu Majah.

Menurut istilah ulama ahli hadits, hadits yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab: taqrîr), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi (Arab: bi’tsah) dan terkadang juga sebelumnya. Sehingga, arti hadits di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadits yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dariNabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.

Lalu bagaimana kita dapat memahami hadits dengan tepat dan benar? Mari kita simak kajian Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA mengenai Kaidah Memahami Hadits.

Fiqh Ikhtilaf : Kaidah Memahami Hadits